Tradisi Aneh Suku di India, Minum Darah Haid Wanita untuk Awet Muda : Okezone Travel

  • 1 year ago
  • 1


SUKU Baul di India dan Bangladesh punya tradisi aneh sekaligus ekstrem. Jika ada anak gadis mengalami menstruasi untuk pertama kali, mereka akan membuat perayaan khusus. Bukan itu saja, darah haid si gadis turut diminum.

Bagi umumnya orang di dunia ini, darah haid yang keluar dari kemaluan perempuan tentu sangat menjijikkan. Jika kelihatan pun akan dianggap sebagai aib atau memalukan.

Tapi, suku Baul yang merupakan sekte agama juga komunitas musik pengembara di India dan Bangladesh memiliki pandangan lain sesuai kepercayaan leluhurnya.

 BACA JUGA:

Mereka percaya dengan meminum darah haid wanita yang baru pertama kali menstruasi atau datang bulan dapat menjadi awet muda dan memperpanjang umur.

Mengutip dari Amuse, suku Baul merayakan haid pertama seorang gadis dengan mencampurkan darah haidnya dengan kapur barus, susu, santan, dan gula. Kemudian diminum oleh keluarga dan teman-temannya.

 

Tak hanya sekadar kemampuan dalam bernyanyi untuk menjadi seorang Baul, ini juga tentang menambah cairan tubuh, terutama darah haid. Suku Baul mengacu pada empat bulan untuk darah haid, benih, kotoran, dan urin.

 BACA JUGA:

Mereka percaya bahwa wanita memiliki semua ini, sementara pria tidak memiliki darah haid. Suku Baul menganggap air mani sebagai benih, tetapi juga percaya wanita memiliki benih dalam cairan vagina dan darah haid.

Ini adalah acara ritual di mana pria harus menahan ejakulasi, sedangkan wanita didorong untuk orgasme untuk memberi energi pada pasangan mereka.

Oleh karena itu, orang-orang Baul memandang pria sebagai orang yang tidak lengkap secara spiritual jika dibandingkan dengan wanita yang telah mendapatkan empat bulannya.


Follow Berita Okezone di Google News

Melihat kekurangan ini, suku Baul percaya bahwa darah haid harus dicerna, ditukar, dan diserap kembali untuk mengisi kembali tubuh dan jiwa.

Mengutip dari Amuse, seorang wanita Baul bernama Tara mengenang efek meminum darah haid terhadap mereka yang mengikuti upacara itu.

“Seperti kekuatan ingatan dan konsentrasi meningkat, kulit menjadi bercahaya, suara menjadi merdu, dan seluruh makhluk dipenuhi dengan kebahagiaan, ketenangan, dan cinta.”

 Ilustrasi

Selain menggunakan tampon sebagai teh celup, ada cara lain untuk menyebarkan empat bulan darah haid untuk mencapai efek yang sama.

Suku Baul percaya bahwa darah haid juga dapat tertelan melalui mulut penis pria. Ini disebut sebagai seks saat menstruasi.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.




Source link

Join The Discussion

Compare listings

Compare
WeCreativez WhatsApp Support
Coba tanyakan disini
👋Halo, apa yang bisa kami bantu