Sejarah Biskuit Legendaris Lebaran, Ternyata Khong Guan Bukan dari Indonesia! Ini Pemiliknya : Okezone Economy

  • 1 year ago
  • 1


JAKARTA – Khong Guan sering kali dikaitkan sebagai salah satu makanan khas Lebaran. Hampir semua masyarakat Indonesia pasti tahu dan mengenal biskuit kaleng merah legendaris tersebut.

Khong Guan terkenal dengan biskuit ikonik yang didirikan di Jakarta pada tahun 1970, dan memperkenalkan merek-merek biskuit populer di seluruh negeri, mendistribusikan produk ke lebih dari 90 wilayah di Indonesia



Khong Guan juga menawarkan berbagai produk dalam bentuk, ukuran, dan rasa yang berbeda, memastikan memenuhi beragam permintaan.

Meskipun sangat terkenal di Indonesia, ternyata biskuit Khong Guan bukan berasal dari Indonesia, melainkan Singapura. Khong Guan sendiri sudah berdiri sejak 1947 dengan pabrik pertama di Jalan 18 Howard, Singapura.

Berdasarkan informasi dari laman resmi, Khong Guan didirikan oleh kakak adik asal Fujian, China, yakni Chew Choo Keng dan Chew Choo Han.

Brand ini pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1950-an. Hidayat Darmono alias Kwee Boen Twie bersama Ong Kong ie dan Go Swie Kie adalah sosok yang pertama kali memperkenalkan brand biskuit dari Singapura ini ke Indonesia melalui NV Giok San Kongsie.

Di Indonesia, Khong Guan berhasil menjadi salah satu merek dagang biskuit dan wafer yang paling populer dan merajai pasar.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Pemilik biskuit Khong Guan di Indonesia saat ini adalah Hartono Kweefanus pada 1975. Ia juga disebut sebagai salah satu pendiri perusahaan camilan dan mi instan raksasa di Filipina, Monde Nissin, pada 1979, Dan salah satu konglomerat kelahiran Indonesia. Menurut beberapa sumber, ia merupakan putra dari Hidayat Darmono, sosok yang membawa Khong Guan pertama kali ke Indonesia.

Forbes pernah mencatat kekayaan Hartono mencapai US$ 540 juta atau Rp 7,7 triliun (kurs Rp 15.400). Sementara kekayaan keluarga Hartono mencapai US$ 1,5 miliar atau Rp 23,10 triliun.

Bahkan Hartono Kweefanus dan keluarga menempati peringkat 11 orang terkaya di Filipina pada 2021 versi Forbes, dengan kekayaan mencapai 1,95 miliar dolar AS atau setara Rp28,91 triliun.



Source link

Join The Discussion

Compare listings

Compare
WeCreativez WhatsApp Support
Coba tanyakan disini
👋Halo, apa yang bisa kami bantu