JAKARTA – Pemerintah memperkenankan masyarakat untuk mudik lebaran dan salat tarawih berjamaah di bulan puasa tahun ini. Artinya, mobilitas masyarakat mengalami peningkatan lantaran adanya interaksi sosial yang tinggi.
Menyambut kebijakan tersebut, Badan Intelijen Negara Daerah Bangka Belitung (Binda Babel) menggalakkan vaksinasi dosis dua dan booster untuk masyarakat umum, berkolaborasi dengan Pemerintah daerah setempat itu bertujuan agar masyarakat terhindar dari risiko penularan sub varian Omicron BA.2.
“Kami bersama pemda terus menyasar dan melayani kelompok usia 6-11 tahun, remaja, dewasa hingga lansia untuk mendapatkan dosis kesatu, kedua, hingga booster jelang bulan puasa,” kata Kabinda Bangka Belitung, Imam Santoso dalam keterangan tertulis, Minggu (27/3/2022).
BACA JUGA:Vaksin Lengkap dan Booster Jadi Syarat Mudik, Ini Kata Wagub DKI
Selain itu, Imam menerangkan, vaksinasi juga bertujuan agar masyarakat mendapat dosis vaksin secara lengkap, sehingga dapat merayakan puasa dan lebaran tanpa khawatir ancaman Covid-19.
“Pemerintah telah melonggarkan kebijakan agar masyarakat dapat beribadah secara berjamaah di masjid selama bulan puasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
BACA JUGA:Mudik Diperbolehkan, Satgas: Sudah Booster Tak Perlu Dites Covid-19
Menurutnya, jika capaian dosis lengkap sudah rampung maka tak ayal kekebalan komunal di daerah akan tercipta. Dengan begitu, pemerintah tak akan kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Masyarakat tidak perlu khawatir apabila telah menerima dosis vaksin secara lengkap maupun booster. Karena kami yakin pandemi Covid-19 akan usai,” tutupnya.
(wal)