Kisah Miris Moestafa El Kabir, Pesepakbola Paling Sial di Dunia : Okezone Bola

  • 2 years ago
  • 1


KISAH miris Moestafa El Kabir, pesepakbola paling sial di dunia akan diulas Okezone dalam artikel ini. Nama Moestafa El Kabir mungkin sangat asing di telinga para pencinta sepakbola dunia.

Moestafa El Kabir merupakan pemain sepakbola asal Maroko yang bermigrasi ke Belanda. El Kabir tercatat sebagai lulusan Jong Ajax, namun nasibnya tak semoncer pemain sepakbola imigran Maroko lainnya.



Moestafa El Kabir

Moestafa El Kabir lahir di Targuist, Maroko, pada 5 Oktober 1988. Tak lama setelah dilahirkan, El Kabir dibawa kedua orang tuanya ke Amsterdam, Belanda.

Di kota terbesar di Belanda itulah El Kabir tumbuh. Minatnya dalam dunia sepakbola pun terlihat, ia sering bermain sepakbola di jalanan Amsterdam bersama teman-temannya.

Orang tua El Kabir yang menyadari bakat sang anak akhirnya memutuskan untuk memasukan putranya ke Blauw-Wit, salah satu klub kecil di Amsterdam. Dari sinilah petualangan El Kabir dimulai.

Pada 2005 ia berkesempatan untuk mengenyam ilmu sepakbola di Jong Ajax berkat penampilannya yang bagus bersama klub sebelumnya. Ia bahkan seangkatan dengan Vurnon Anita, Jan Vertonghen, hingga Gregory van der Wiel.

Nasib sial pun mulai dirasakan El Kabir. Kala itu ia gagal tembus ke Ajax Amsterdam karena setelah bermain selama dua musim ia bertingkah laku buruk hingga akhirnya didepak. El Kabir pun mencoba peruntungan baru di Jong Feyenoord sebelum akhirnya pindah ke FC Utrecht dan NEC Nijmegen.

Performa El Kabir rupanya tak berkembang di Liga Belanda. Ia pun mencoba peruntungan lain di negara Eropa lainnya hingga Asia. Tercatat ia pernah membela Mjallby dan Hacke (Swedia), Cagliari (Italia), Al Ahli (Arab Saudi), hingga Sagan Tosu (Jepang).


Follow Berita Okezone di Google News

Nasib sial kembali menerpa pesepakbola satu ini saat membela Caykur Rizespor, klub asal Turki. Kesialan ini terjadi pada 25 Agustus 2019 lalu di mana saat itu timnya akan berhadapan dengan Sivasspor.

Moestafa El Kabir

Menariknya, El Kabir menjadi satu-satunya pemain yang ketinggalan bus tim padahal dirinya tidak datang terlambat ke markas. Namun, entah bagaimana hanya ia yang tertinggal dan ketika bus berangkat ia masih di markas sendirian.

Akhirnya ia mengejar rekan-rekannya dengan menggunakan taksi online. Sesampainya di stadion, kejadian tak mengenakan pun kembali terjadi. El Kabir justru mendapat larangan untuk masuk ke stadion karena penjaganya tak mengenali dirinya sebagai pemain.

Anggota staf timnya yang mengetahui hal ini akhirnya menjelaskan kepada penjaga pintu hingga mengizinkan El Kabir masuk. Tidak sampai disitu saja, kesialan El Kabir berlanjut di atas lapangan.

Bermain sejak menit awal pertandingan, El Kabir sempat tampil baik di awal laga namun pada menit ke-13 ia mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya cedera patah kaki.

Ia pun dilarikan ke rumah sakit dan membutuhkan waktu 6 bulan untuk sembuh. Malang tak bisa dipisahkan dari El Kabir, saat menjalani pemulihan pasca cedera kontraknya justru diputus. Padahal saat itu ia baru bermain sebanyak tiga kali.

Akhirnya pada 2020 ia berstatus bebas transfer dan kesulitan mencari klub baru karena pandemi Covid-19. Sempat bermain di United IK Nordic pada 2022 lalu, kini berdasarkan catatan transfermarkt, El Kabir telah gantung sepatu.

Demikian kisah miris Moestafa El Kabir, pesepakbola paling sial di dunia.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.




Source link

Join The Discussion

Compare listings

Compare
WeCreativez WhatsApp Support
Coba tanyakan disini
👋Halo, apa yang bisa kami bantu