Humor Gus Dur: Pelaku Bom Bunuh Diri Nyesel Ketemu Bidadari Surga : Okezone Nasional

  • 2 years ago
  • 1


PRESIDEN keempat RI, KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur dikenal dengan gaya humornya yang menggelitik semua orang.

Gus Dur adalah seorang cendekia Muslim, negarawan, dan ulama yang dekat dengan rakyat kecil. Kedekatan itu terihat dalam beberapa kesempatan yang kemudian dikisahkan kembali oleh khalayak.




Humor Gus Dur kali ini menceritakan tentang pelaku bom bunuh diri yang menyesal bertemu bidadari. Ketika itu pelaku bom bunuh diri atau disebut juga “pengantin” tersebut memang menjadi pembicaraan hangat. Pasalnya, sangat diwaspadai semua pihak.

Suatu hari Gus Dur ditanya oleh wartawan terkait maraknya “pengantin”. Sebab, sebagian ada yang memercayai bahwa itu tidak berdosa dan matinya syahid. Lalu para “pengantin” meyakini kelak jika meninggal dunia akibat meledakkan diri, maka akan bertemu bidadari di surga.

“Gus, menurut Anda, betulkah para pengebom itu mati syahid dan bertemu bidadari di surga?” tanya seorang wartawan itu, seperti dilansir dari laman Santri Gus Dur, Minggu (14/1/2024),

“Memangnya sudah ada yang membuktikan?” tanya balik Gus Dur.

“Tentu saja belum kan, ulama maupun teroris itu kan belum pernah ke surga,” tambah presiden keempat Republik Indonesia tersebut.

“Lalu, apakah benar mereka tergolong mati syahid, Gus?” wartawan lain menimpali.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

“Mereka itu yang jelas bukan mati syahid, tetapi mati sakit. Kalaupun mereka masuk surga, mereka akan menyesal bertemu bidadari,” kata Gus Dur.

“Kenapa Gus?” ujar salah satu wartawan.

Ternyata tidak disangka, Gus Dur malah menjawab agak sedikit nyeleneh.

“Karena kepalanya masih tertinggal di dunia dan ditahan oleh polisi,” jawab Gus Dur.

Kemudian semua orang tertawa terbahak-bahak setelah mendengar jawaban Gus Dur itu. Menganggap mereka yang melakukan aksi bom bunuh diri merasa kesakitan.

Namun jawaban Gus Dur ini memang berkaitan dengan agama. Di dalam agama Islam dijelaskan bahwa orang yang bunuh diri tidak akan diterima dan akan merasa kesakitan, hukumnya pun dosa.



Source link

Join The Discussion

Compare listings

Compare
WeCreativez WhatsApp Support
Coba tanyakan disini
👋Halo, apa yang bisa kami bantu