LONDON – Militan Houthi di Yaman mengatakan pada Senin (19/2/2024) bahwa mereka telah menyerang kapal kargo Rubymar di Teluk Aden yang berisiko tenggelam. Kejadian ini meningkatkan pertaruhan dalam kampanye mereka untuk mengganggu pelayaran global sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina dalam perang Gaza.
Juru bicara militer Houthi Yahya Sarea mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa awak kapal Rubymar selamat tetapi kapalnya rusak parah dan berisiko tenggelam. Kapal berbendera Belize, terdaftar di Inggris dan dikelola Lebanon diserang pada Minggu (18/2/2024).
Houthi juga menembak jatuh pesawat tak berawak AS di pelabuhan Hodeidah, Yaman.
Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa dua rudal balistik anti-kapal diluncurkan dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan menargetkan Rubymar pada 18 Februari.
“Salah satu rudal menghantam kapal, menyebabkan kerusakan. Kapal mengeluarkan panggilan darurat dan kapal perang koalisi bersama kapal dagang lainnya menanggapi panggilan tersebut untuk membantu awak Rubymar,” kata CENTCOM di X.
Perusahaan keamanan LSS-SAPU, yang bertanggung jawab atas keselamatan Rubymar, mengatakan sebelumnya bahwa awak kapal dievakuasi setelah dua rudal menghantam. Mereka dijemput oleh kapal komersial lain yang membawa mereka ke Djibouti.
“Kami tahu dia mengambil air,” kata LSS-SAPU kepada Reuters melalui telepon.
“Tidak ada seorang pun di kapal ini sekarang. Pemilik dan manajer sedang mempertimbangkan opsi untuk melakukan penarikan,” lanjutnya.
Follow Berita Okezone di Google News
Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya