PEMKAB Bulungan, Kalimantan Utara menetapkan tiga desa go digital dan lima desa wisata untuk mengurangi kesenjangan digital sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Ini selaras dengan salah satu program prioritas daerah,” kata Bupati Bulungan, Syarwani seperti dilansir dari ANTARA, Jumat (2/6/2023).
Desa go digital mencakup Long Peso, Long Buang, dan Long Pelban. Ketiga desa tersebut dalam wilayah administratif Kecamatan Peso.
BACA JUGA:
Adapun desa wisata mencakup Desa Panca Agung dan Desa Ardi Mulyo di Kecamatan Tanjung Palas Utara. Serta Desa Tanah Kuning, Desa Sajau, dan Desa Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur.
Bupati Bulungan mengatakan, peluncuran proyek tiga desa go digital selaras dengan salah satu dari 15 program prioritas Kabupaten Bulungan, yaitu “Desa Pintar Desa Digital” yang dapat bermanfaat untuk menghilangkan kesenjangan teknologi di desa.
Begitu pula pencanangan desa wisata selaras dengan program prioritas daerah yaitu ekowisata berbasis kearifan lokal serta desa inovatif.
Bupati melanjutkan, melalui “Desa Pintar Desa Digital”, selain untuk menghilangkan kesenjangan teknologi antara desa dan kota, ke depannya berbagai layanan akan tersedia dalam satu platform tidak terkecuali sebagai media promosi usaha yang dimiliki masyarakat desa sehingga mampu menjangkau pasar lebih luas.
“Hal ini tentu akan mempengaruhi citra positif terhadap desa itu sendiri,” ujarnya.
BACA JUGA:
Kemudian desa-desa yang ada di Bulungan diharapkan dapat mengubah wajah yang selama ini hanya berpotensi pertanian, perkebunan dan maupun perikanan untuk disulap menjadi perdesaan yang bertransformasi menjadi desa agrowisata sehingga akan membentuk dua sektor pemasukan, yaitu dari sisi pertanian dan sisi pariwisatanya.
Syarwani mengatakan dalam waktu dekat Desa Tanah Kuning akan dikunjungi Tim Penilai dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
“Itu artinya sudah masuk radar kementerian dan akan menjadi desa wisata 2023, ini patut kita syukuri dan tentunya masih banyak hal yang harus kita benahi,” ungkap Bupati.
Desa digital diharapkan mendukung mempromosikan desa wisata baik secara online maupun offline agar dapat mengangkat potensi perekonomian masyarakat desa.
Sebelumnya, Pemprov Kaltara juga telah menetapkan lima desa wisata sebagai destinasi wisata unggulan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi lokal.
“Lima desa telah kami tetapkan sebagai desa wisata sebagai destinasi unggulan daerah,” kata Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang di Tanjung Selor, Selasa.
Follow Berita Okezone di Google News
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.