PENYEBAB Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan kalah dari ganda Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, di 16 besar Korea Open 2023 terungkap. Ada 2 faktor yang melatarbelakanginya.
Pramudya/Yeremia mengaku bermain kurang fokus dan kurang tenang. Karena dua faktor itu, mereka pun banyak melakukan kesalahan sendiri.
“Kami bermain kurang fokus dan kurang tenang. Kami banyak mendapatkan serangan dan tekanan, baik di gim pertama maupun gim kedua dari mereka,” ujar Yeremia, dikutip dari rilis PBSI, Jumat (21/7/2023).
“Kami terlalu terburu-buru akhirnya melakukan kesalahan sendiri,” lanjutnya.
“Kami juga coba melancarkan smash-smash, tapi memang pertahanan mereka kuat dan lebih siap permainannya,” jelas Yeremia.
Hal senada juga keluar dari mulut Pramudya. Menurutnya, banyaknya error yang mereka buat berdampak pada menurunnya kepercayaan diri mereka.
“Sebetulnya, start kami sudah bagus, kami terus mengimbangi mereka namun memang di poin-poin akhir kami malah banyak mati sendiri. Itu berpengaruh kepada kepercayaan diri kami,” jelas Pramudya.
Pasangan Pelatnas PBSI itu pun telah mengetahui apa yang perlu diperbaiki dari performa mereka hari ini. Pramudya/Yeremia pun bertekad meningkatkan kecepatan permainan serta mengukuhkan pertahanan mereka agar bisa bermain lebih baik lagi.
“Kami masih harus menambah kecepatan, tadi merasa permainan kami kurang cepat. Sama defense kami juga harus ditingkatkan,” jelas Yeremia.
Ya, perjalanan Pramudya/Yeremia harus terhenti di 16 besar Korea Open 2023. Berlaga di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, pada Kamis 20 Juli 2023, Pramudya/Yeremia sebenarnya mampu mengimbangi permainan lawan yang merupakan mantan duet ranking satu dunia itu.
Follow Berita Okezone di Google News
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.